Petunjuk Dari Surah Al-Mulk Ayat 9
edit / Petunjuk Dari Surah Al-Mulk Ayat 9 / as
Petunjuk Dari Surah Al-Mulk Ayat 9
Firman Allah:
﴿ قَالُوا۟ بَلَىٰ قَدْ جَآءَنَا نَذِيرٌ فَكَذَّبْنَا وَقُلْنَا مَا نَزَّلَ ٱللَّهُ مِن شَىْءٍ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا فِى ضَلَٰلٍ كَبِيرٍ ﴾
"Mereka menjawab: 'Benar, telah datang kepada kami seorang pemberi peringatan, tetapi kami mendustakannya dan kami berkata: Allah tidak menurunkan sesuatu pun; kamu tidak lain hanyalah berada dalam kesesatan yang besar.'" (Surah Al-Mulk: 9)
Antara petunjuk yang dapat diambil daripada ayat ini ialah:
- Orang-orang yang dicampakkan ke dalam Neraka mengakui bahawa pemberi peringatan telah datang kepada mereka.
- Allah telah mengutus para rasul untuk memberi peringatan kepada manusia tentang tauhid, keimanan, Hari Akhirat dan azab Allah.
- Kedatangan rasul merupakan hujah yang menegakkan kebenaran kepada manusia.
- Orang-orang kafir mengakui bahawa mereka telah menerima peringatan, tetapi mereka memilih untuk mendustakannya.
- Masalah utama orang kafir bukan kerana ketiadaan bukti, tetapi kerana mereka menolak kebenaran setelah bukti dan peringatan sampai kepada mereka.
- Mendustakan rasul merupakan sebab yang membawa kepada kebinasaan dan azab Neraka.
- Orang-orang kafir menolak wahyu Allah dengan mengatakan bahawa Allah tidak menurunkan sesuatu pun.
- Ayat ini menunjukkan kesalahan besar menafikan wahyu yang diturunkan oleh Allah kepada para rasul-Nya.
- Al-Quran merupakan wahyu yang diturunkan oleh Allah dan wajib diterima sebagai petunjuk bagi manusia.
- Mendustakan wahyu menyebabkan manusia berada dalam kesesatan yang besar.
- Orang kafir menuduh para rasul berada dalam kesesatan, sedangkan hakikatnya mereka sendiri yang berada dalam kesesatan kerana menolak kebenaran.
- Ayat ini menunjukkan pembalikan hakikat yang dilakukan oleh orang-orang yang ingkar, iaitu mereka menganggap kebenaran sebagai kesesatan dan kesesatan sebagai kebenaran.
- Pemberi peringatan datang untuk menjelaskan jalan keselamatan dan memberi amaran tentang jalan kebinasaan.
- Seorang mukmin hendaklah menerima nasihat dan peringatan yang bersumberkan wahyu dengan penuh ketundukan.
- Janganlah seseorang mengikuti hawa nafsu sehingga mendustakan kebenaran yang telah jelas kepadanya.
- Ayat ini menjadi peringatan bahawa pengakuan terhadap kebenaran selepas datangnya azab tidak lagi memberikan manfaat.
- Manusia hendaklah segera menerima kebenaran ketika berada di dunia, sebelum datangnya kematian dan Hari Pembalasan.
- Ayat ini menunjukkan keadilan Allah, kerana manusia tidak akan menerima azab tanpa adanya peringatan dan penegakan hujah.
- Mendustakan wahyu dan para rasul merupakan antara sebab terbesar seseorang tersesat daripada jalan Allah.
- Petunjuk utama ayat ini ialah orang-orang kafir sendiri mengakui bahawa pemberi peringatan telah datang kepada mereka, tetapi mereka mendustakannya dan menolak wahyu Allah; oleh sebab itu, mereka mengakui kesalahan mereka setelah berada di Neraka, ketika pengakuan tersebut sudah tidak lagi memberi manfaat kepada mereka.
asas
asa