Welcome to the Quranic Arabic Corpus, an annotated linguistic resource for the Holy Quran. This page shows seven parallel translations in English for the first verse of chapter 6 (sūrat l-anʿām). Click on the Arabic text to below to see word by word details of the verse's morphology.
Chapter (6) sūrat l-anʿām (The Cattle)
Sahih International: [All] praise is [due] to Allah , who created the heavens and the earth and made the darkness and the light. Then those who disbelieve equate [others] with their Lord.
Pickthall: Praise be to Allah, Who hath created the heavens and the earth, and hath appointed darkness and light. Yet those who disbelieve ascribe rivals unto their Lord.
Yusuf Ali: Praise be Allah, Who created the heavens and the earth, and made the darkness and the light. Yet those who reject Faith hold (others) as equal, with their Guardian-Lord.
Shakir: All praise is due to Allah, Who created the heavens and the earth and made the darkness and the light; yet those who disbelieve set up equals with their Lord.
Muhammad Sarwar: Only God Who has created the heavens, the earth, darkness, and light deserves all praise. The disbelievers consider other things equal to Him.
Mohsin Khan: All praises and thanks be to Allah, Who (Alone) created the heavens and the earth, and originated the darkness and the light, yet those who disbelieve hold others as equal with their Lord.
Arberry: Praise belongs to God who created the heavens and the earth and appointed the shadows and light; then the unbelievers ascribe equals to their Lord.
Segala puji tertentu bagi Allah yang menciptakan langit dan bumi, dan menjadikan gelap dan terang; dalam pada itu, orang-orang kafir menyamakan (sesuatu yang lain) dengan tuhan mereka.
[6:1] Tafsir Jalalayn
(Segala puji) yaitu ungkapan tentang sifat yang baik lagi tetap (bagi Allah) apakah yang dimaksud dengan pemberitaan dalam bentuk ini sebagai ungkapan rasa iman terhadap-Nya ataukah hanya sebagai panjatan puji kepada-Nya atau memang untuk maksud keduanya? Memang mengandung beberapa hipotesis akan tetapi hipotesis yang paling banyak faedahnya ialah yang ketiga, demikianlah menurut pendapat Syekh di dalam surah Al-Kahfi (Yang telah menciptakan langit dan bumi) Allah menyebutkan keduanya secara khusus mengingat keduanya adalah makhluk ciptaan Allah yang paling besar di mata orang-orang yang menyaksikannya (dan mengadakan) menjadikan (gelap dan terang) artinya setiap yang gelap dan terang; pengungkapan kata gelap dengan bentuk jamak sedangkan untuk terang tidak karena gelap itu mempunyai banyak penyebabnya. Hal ini merupakan sebagian dari bukti-bukti keesaan-Nya (namun orang-orang yang kafir) sekalipun dengan adanya bukti ini (terhadap Tuhan mereka adalah orang-orang yang mempersekutukan-Nya) mereka menyamakan selain Allah dalam hal ibadah.
[6:1] Quraish Shihab
Pujian dan penghormatan bagi Allah yang menciptakan langit, bumi, kegelapan dan cahaya demi kemaslahatan manusia dengan kekuasaan dan kebijaksanaan-Nya. Namun, dengan nikmat yang besar seperti itu, ternyata orang-orang kafir tetap menyekutukan Allah dalam beribadah.
[6:1] Bahasa Indonesia
Segala puji bagi Allah Yang telah menciptakan langit dan bumi dan mengadakan gelap dan terang, namun orang-orang yang kafir mempersekutukan (sesuatu) dengan Tuhan mereka.
﴿الحمد لله الذي خلق السماوات والأرض وجعل الظلمات والنور﴾: كلام مستأنف لا محل له من الإعراب، والحمد مبتدأ، ولله جار ومجرور متعلقان بمحذوف خبره، والذي اسم موصول في محل جر صفة، وجملة ﴿خلق السماوات والأرض﴾ صلة الموصول لا محل لها من الإعراب، والسماوات مفعول به، وجملة ﴿وجعل الظلمات والنور﴾ عطف على الجملة الأولى.
﴿ثم الذين كفروا بربهم يعدلون﴾: ثم حرف عطف للترتيب مع التراخي، والعطف على قوله: ﴿الحمد لله﴾ وما بعده على معنى: أن الله خليق بالحمد على ما خلق لأنه خلق ما خلق نعمة للبشر، ثم الذين كفروا به يعدلون فيكفرون نعمته، والذين مبتدأ، وكفروا فعل وفاعل، والجملة صلة الموصول لا محل لها من الإعراب، وبربهم جار ومجرور متعلقان بكفروا، أو متعلقان بيعدلون، أي: ثم الذين كفروا يسوون بربهم غيره من المخلوقين، والمفعول محذوف.
﴿الْحَمْدُ لِلَّهِ﴾ الحمد مبتدأ لله لفظ الجلالة مجرور باللام متعلقان بمحذوف خبره، والجملة الاسمية مستأنفة ﴿الَّذِي﴾ اسم موصول في محل جر صفة الله وجملة ﴿خَلَقَ السَّماواتِ﴾ الجملة صلة الموصول لا محل لها وجملة ﴿وَجَعَلَ الظُّلُماتِ﴾ معطوفة عليها ﴿ثُمَّ الَّذِينَ﴾ اسم موصول مبني على الفتح في محل رفع مبتدأ وخبره جملة ﴿يَعْدِلُونَ﴾﴿ثُمَّ الَّذِينَ كَفَرُوا﴾ جملة كفروا صلة الموصول لا محل لها. ﴿بِرَبِّهِمْ﴾ متعلقان بكفروا أو بيعدلون أي يعدلون بربهم غيره، وجملة ﴿الَّذِينَ﴾ .. معطوفة على جملة الحمد لله..
16179
الْحَمْدُ
الْحَمْدُ لِلّهِ: الثَّناءُ عليه بِتَحميدِهِ وتَعْظيمِهِ